PADA INTERVERENSI DINI KEBERHASILAN TERAPI ATAU PENDIDIKAN SANGAT DI PENGARUHI OLEH BEBERAPA FAKTOR
Faktor-faktor tersebut adalah:
1. Berat ringannya gejala.
Berat ringannya gangguan di dalam otak mempengaruhi tingkat keberhasilan pendidikan dan terapi.Berat ringanya gangguan pada otak juga menyebabkan setiap anak autis mempunyai pribadi yang unik dan berbeda.Dalam kondisi ini,baik orang tua ataupun guru dan terapis tidak bisa membandingkan hasil yang di capai seorang anakk dengan anak lainnya.
2. Umur
Karena umur anak sangat penting maka diagnosa dini harus segera dilakukan.Semakin dini anak mendapatkan penanganan ,semakin besar pula kemungkinan anak berhasil.Umur yang paling baik adalah 2-4 tahun ,dimana selotak masih bisa di rangsang untuk membentuk cabang-cabang baru.
3. Kecerdasan
Semakin cerdas anak,semakin baik prognisisnya ,Hal ini di sebabkan karena anak akan bisa menangkap pelajaran lebih cepat.
4. Bicara dan berbahasa.
Dua puluh persen dari penyandang autis tidak mampu berbicara seumur hidup,sedangkan sisanya mampu berbicara dengan kefasihan yang berbeda-beda.Mereka dengan kemampuan bicara dengan kemampuaun bicara yangg baik mempunyai prognosa yang lebih baik.
5. Terapi yang intensif dan terpadu.Tatkala terapi pada anakpenyandang autis harus dilakukan secara intensif dan terpadu.Terapi secara formal sebaiknya dilakukan beberapa jam sehari,dan seluruh keluarga harus terlibat untuk memacu komunikasi dengan baik sejak anak tersebut bangun tidur pada pagi hari sampai anak mau tidur di malam hari(Vrugteveen,2006)
DI POS KAN OLEH:WHANNIK.R
Tanggal :18 november 2012
Pukul :12:21
SUMBER:Widihastuti setiati.(2007).Pola Pendidikan Anak Autis.Yogyakarta:Fajar Nugraha Autism Center Fnac Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar